Archive for the ‘NMS’ Category

 

netflow 1

Yak, ini dia satu lagi aplikasi monitoring network, aplikasi ini lumayan lengkap, jadi kita tahu jalan nya traffic pada network kita, protocol yang digunakan dominan ke mana ? Top Application, Top Interface dan lain – lain

1. Login dengan Default username “admin” dan password juga “admin”

first log-in

Secara default kalau belum buat account jadi harus login dengan default login yaitu Username nya admin dan Password nya admin juga.

2. Tampilan Default NetFlow

no device netflow

Setelah login kita akan berada pada Dashboard nya yang dimana tempat list2 device nya. Tapi karena belum ada Device yang tersetting mengirimkan netflow jadi masih kosong.

3. Setting Traffic Low pada Router Mikrotik RB751

traffic flo

Supaya bisa ke list di NetFlow, router nya di setting Traffic Flow ( Mikrotik ), flow-export ( cisco ),

IP > Traffic Flow > Enable > Target > (Masukan IP Anda) > Port for NetFlow 9996 > Version 9 ( better higher )

4. Lihat Traffic in Out pada Interface yang mau di lihat

in out wlan

Nah disitu dapat dilihat pada interface WLAN di MikrotiK yang masuk berapa yang keluar berapa,

all in one

Nah disitu dapat dilihat Port yang sering digunain apa, destination address paling sering apa, Protocol nya apa, Source nya apa dan lain – lain, macem – macem pokok’e.

jooo

Nah di bagian Source WLAN 1 terutama di IN nya, kita dapat menggunakan “Resolve DNS” jadi nanti angka2 akan di translate menjadi website gitu. Jadi lebih ngerti.

Intinya sih gitu kalau NetFlow, okeh kita ketemu di next tutorial ya.

😀

Topology AkhirYak, satu lagi aplikasi monitoring yang bagus yaitu WhatsUp Gold ( bukan Whatsapp Messenger yee :p )

Jadi aplikasi ini bisa mengecek apakah suatu device bermasalah tiap berapa detik,

Dari topologi di atas kita akan mengeset tiap 10 detik nanti akan di “refresh” apakah ada device yang bermasalah atau tidak.

Kalau ada yang bermasalah nanti akan ada “alarm” untuki menunjukan device yang bermasalah

(more…)

PRTG

Yak, ini baru yang namanya “real” network monitoring, dibandingin sama VNC and TeamViewer yang cuma remote2 doang, kalau ini baru monitoring Network kita. Fasilitas nya cukup bagus dan banyak, monggo kalo mau lebih dalem, tapi ane disini haya kasih info standar nya aja yak. 😀

Paessler Router Traffic Grapher atau sering disebut PRTG itu yaa dilihat dari namanya aja buat nge-Grapher Traffic Router wakakaka.

Ya inti nya gitu, jadi aplikasi ini bisa secara “live” memonitoring apa aja yang ada di jaringan kita, contoh nya switch, router, Host, dan lain lain

Syarat utama untuk menggunakan PRTG yaitu Mengenable kan SNMP pada tiap device yang mau di monitoring.

Perhatiin Topology berikut :

pc new

(more…)

 all

Nah ada lagi nih aplikasi monitoring yang berguna buat seorang Network Admin atau NOC Engineer, namanya MyLanViewer, keliatan nya simple tapi berguna banget lho, jadi aplikasi ini berguna untuk search “neighbor” yang masih dalam 1 local area network. Aplikasi ini menampilkan MAC Address, IP Address, Operating System, HostName, Workgroup, Logon User, Sharing File,  , Vendor NIC nya,  tiap device, router, pc yang berada pada 1 lan sama kita.

Kelebihan aplikasi ini dibanding yang lain yaitu, aplikasi ini tidak mengharuskan semua PC untuk menginstall nya di PC tersebut, berbeda dengan VNC dan TeamViewer yang mengharuskan tiap PC yang mau di remote untuk menginstall aplikasi di tiap device nya.

Nah tuh dapat dilihat tiap device yang berada 1 network dengan PC ini, lengkap data nya baik IP Address nya, MAC nya, vendor nya, dan yang lain nya.

telnet

Selain itu kita bisa cari specific file dari semua jaringan LAN, kalau kita mau mencari suatu file tinggal ketik nama file nya, dan dia akan mencari dengan sendirinya.

Cara gunain nya, di kotak search nya tulis nama file yang ingin di cari di seluruh LAN beserta dengan ekstensi nya ya. Tapi kalau mau cari semua file dengan ekstensi tertentu dapat menggunakan *.exe ( untuk aplikasi ), *.png ( untuk gambar ), dan yang lain nya.

Maksud dari command itu yaitu * ( semua file) yang .exe ( berekstensi .exe ) gitu.

wifi subnetting

Selain dari 2 fitur di atas, untuk management wifi kita juga dapat melihat tiap interface yang koneksi melalui Wifi, sudah berapa lama dia Bound nya, First time nya kapan, MAC Address, IPv4, IPv6 dan yang lain nya.

Mungkin itu aja untuk MyTeamViewer, untuk NMS yang lain harap ditunggu eak. 😀

teamviewr oi
Yak, inilah remote sejuta umat, wakakka

Jadi TeamViewer ini hampir mirip kayak VNC, tapi bedan nya kalau VNC buat LAN aja, kalau ini juga bisa via Internet.

Dapat dilihat di atas, normal nya tiap kita instal TeamViewer terdapat 2 Point penting yaitu

ID dan Password

ID : adalah sebuah Identitas Komputer itu tersendiri yang berguna untuk di masukan ke partner yang ingin remote pc kita
Password : untuk authentifikasi pada saat meremote PC
Biasa nya ID nya beda2 tiap komputer, dan Password nya sering reset tiap menjalani team viewer

Nah supaya tiap di remote password nya sama, tinggal kita setting Personal Password yang di bawah ID dan Password itu.

 Membuat Personal Password

masukin pass nya

( Nah disini dibuat Personal Password, jadi dari mana aja pake password ini bisa remote PC kita )

kalau mau di list

( Nah ini sih terserah, kalau mau gampang ga usah bikin account TeamViewer nya, tapi kalau mau PC2 nya di list biar lebih mudah mengenali tiap PC nya, buat aja Account TeamViewer nya 🙂

Step by Step Remote Access

example login

Masukan Partner ID ( User yang ingin di remote, dapat dilihat pada Your ID di komputer lawan )
Setelah masukan Partner ID, akan ada Authentifikasi, nah pada bagian ini kan tadi kita udah buat Personal Password, jadi tinggal masukin aja personal password nya, tapi kalau lupa bisa juga dengan Password yang di bawah.

Remote

Yak, setelah login, langsung dapat bisa akses ke komputer partner, dilihat di bagian atas ada beberapa fitur dari TeamViewer seperti, :

1. Bertukar Posisi antara Yang sedang memonitor dengan yang dimonitor,
2.  Kirim Ctrl + Alt + Del = Untuk Task Manager, Reboot Dll

3. Reboot, Shutdown, LogOff

4. Pada bagian View terdapat settingan output yang diberikan, Quality, Scaling, Show Dekstop Background

5. Fitur Chat, Video, VoIP, Conference Call

6. Transfer File, Data, Upload, Download

7. Invite participant lain, ScreenShoot, VPN, Record, dan yang lain nya

Tinggal Eksporasi lebih jauh aja kalau mau mengenal lebih dalam tentang feature2 di team viewer, tapi inti nya untuk remote.

Feel Free to Ask !@#

vnc viewer

VNC Viewer Mode

vnc server
Viewer Server Mode

Di kantor, kadang ada masalah pada layer 1, misal nya mas kok komputer di lantai 4 kok gak bisa internet, mas kok pc lantai 3 gak bisa buka google, mas kok lantai 2 gak bisa upload, mas kok lantai 161 lemot banget sih, dan masih banyak yang lain. Kalau kondisi nya gak bisa internet, tapi masih bisa terhubung via LAN, nah aplikasi ini memungkinkan untuk me-remote pc lain yang terhubung via LAN.

Contoh komputer lantai161 gak bisa internetan, sedangkan yang lain bisa internetan, nah biar gak repot naik ke lantai 161, kita pake aplikasi ini aja. Tinggal buka aplikasi nya, masukin IP komputer yang di lantai 161. Jeng jeng, Komputer 161 sudah bisa kita kendalikan. Setelah di kendalikan kita periksa ada masalah dimana, kurang lebih seperti itu.

Pada VNC ada 2 tipe, Server dan Client :

1. Server

VNC tipe Server inilah yang di instal di tiap PC LAN untuk di remote, jadi tiap PC yang mau di remote harus di install VNC yang Server. Di dalam server terdapat beberapa konfigurasi seperti password, port kalau mau remote via web, encyription, startup, filtering, dan lain nya

2. Viewer

Sedangkan tipe viewer ini, yang untuk remote2. Disini kita memasukan IP VNC Server yang mau di remote, Tipe Encyription, dan pilihan lain nya.

Gampang nya liat tutor di bawah ini :

Setting di Server :

vncserver

Default settingan nya seperti diatas, ceklist yang Allow VNC Viewers to connect to VNC Server ( supaya PC bisa di remote )

Pada Authentifikasi terdapat 2 pilihan yang umum di pakai yaitu :

1.  Windows Password = berarti saat di remote oleh VNC Client akan memasukan password yang sama dengan windows

2. VNC Password = kalau VNC password kita login dengan password VNC yang sudah di set di server

Biasa nya kita lebih memilih VNC Password, kenapa ?

Soal nya kalau windows password, kadang tiap user mengganti password Windows nya supaya tidak di gunakan oleh orang lain, sedangkan VNC password, tidak mudah di ganti password nya layak nya Windows.

Tipe Enkripsi pilih yang default aja ( Always On )

windows password

( Tampilan configurasi saat menggunakan Windows Password )

Disini kita bisa menentukan pilihan atau feature yang digunakan saat menggunakan Windows Password

vnc password

Yup inilah tampilan kalau menggunakan VNC password mode, kalau kita pilih Configure di kanan nya, bakalan masukin password nya,

sedangkan kalau mau lebih mendetail lagi pilih Extended Configuration. Konsep nya sama kayak Access-List ada yang biasa ada yang extended. haha.

Kalau yang biasa, ya berarti kita hanya memasukan password saja yang di set, kalau extended terdapat 2 mode.

1. Admin = bisa menggunakan seluruh fasilitas remote
2. Viewonly = hanya bisa melihat, tidak bisa diremote secara keseluruhan

vncclient

Di VNC Client kita hanya memasukan IP VNC Server saja sebenar nya, tapi kalau mau lebih advance bisa pilih option dan pilih sesuai hati kalian :p

Encryption biarin aja, biar otomatis,

Setelah server di konfigurasi kan dengan baik, maka VNC Client tinggal connect ke server saja.

Berikut tahap2 nya :

vnc client aja

( Masukan IP Host yang ingin di remote  )

joss

( Setelah sudah diisi, maka akan ada authentifikasi Username dan Password,

Kalau di VNC Server nya di setting VNC Password yang standar, tidak Enable Admin dan ViewOnly Mode akan seperti ini, tinggal masukan password.
Kalau Windows Password, maka nanti masukan Username PC nya , dan Password Windows nya,
Kalau Enable Admin Mode tuliskan di Username Admin, dan Password Admin, begitupula ViewOnly Mode.

remote oke

Setelah Autentifikasi Sukses, maka kita dapat meremote PC Client kita, ada beberapa fasilitas yang bisa digunakan seperti :
– New Connection
– Close Connection
– Save Connection
– Full Screen
– Option
– File Transfer
– Chat
dan lain – lain

Ada tanda ! kalau mau tau informasi remote nya

Yak, untuk VNC cukup segitu seperti nya, kalau ada yang bingung

Feel Free to Ask Okay ?

contoh cacti

Apa sih NMS itu atau singkatan dari Network Monitoring System itu ?

Dari namanya udah keliatan, Jadi maksud nya suatu sistem untuk memonitoring Network kita.
Tiap Perusahaan pasti ada NMS nya, biasa nya yang berhubungan dengan NMS itu bagian Network Operation Center
Gambar di atas sedikit penjelasan tentang Monitoring System pada Cacti ( salah satu aplikasi untuk memonitoring )

Disana terlihat pada tiap interface nya ada inbound ada outbound

Ada beberapa aplikasi NMS, berikut contoh nya :

1. Whatsup Gold ( bukan Whatsapp Messenger yak :p )
2. PRTG ( Paessler Router Traffic Grapher)
3. Cacti
4. Kiwi Syslog
5. Kiwi Cattools
6. Netflow Analyzer
7. Lan Viewer, VNC ( untuk memonitoring jaringan LAN )
8. Team Viewer ( untuk memonitoring jarak jauh, bisa juga lan )
9. Cisco Configuration Protocol ( GUI nya CISCO )
10. radius/tacacs, aaa, cisco acs ( belom tau apaan nih maksud e @_@ )

Berikut beberapa contoh gambar nya :

prtg

( PRTG )

Syslog

Kiwi Syslog ( Log activities Network )

teamviewer3mac

TeamViewer

Mungkin itu aja untuk contoh – contoh nya, nanti ane buat step by step cara gunain nya sabar eak. . .

😀